Cobain BOSEH di Bandung Yuk!

[Wisata – Jalanin Dulu Aja]

BOSEH – bike on the street for everybody happy.

Dan… setelah nyobain, beneran bikin happy! YEAY! Jadi, ceritanya beberapa hari kemarin, Fasya, Anggiet, Ardizza dan Levi nyobain sepedaan di kota ini dengan cara yang baru. Nama programnya adalah BOSEH, singkatan dari yang diatas itu. Saat ini boseh memang baru simulasi – sampai waktu yang tidak ditentukan. Diharapkan simulasi beberapa bulan ini bisa memudahkan warga untuk mengenal boseh, bagaimana cara menggunakannya, dan lain lain.

Tulisan ini pun demikian, kita mau berbagi sama temen-temen perihal boseh. Mudah-mudahan lengkap hehehe. Selamat membaca~

Shelter sepeda ini disebut stasiun, untuk stasiun boseh sudah ada 30 titik yang menyebar di pusat kota. Jarak antara stasiun 300-600m saja. Dimana aja titik tersebut? Cek dibawah sini :

1. Simpang Dago Siliwangi
2. Rektorat ITB, Balubur
3. Gerbang belakang ITB
4. Gerbang barat ITB
5. Teuku Umar
6. Simpang Cikapayang
7. Masjid Cipaganti
8. Simpang Cihampelas – Setiabudi
9. Simpang Cihampelas – Pasteur
10. Pasar Kembang Wastukencana
11. Stasiun KA
12. Museum Geologi
13. Wastukencana
14. Simpang Riau – Seram
15. Taman Lansia
16. Taman Maluku
17. SMAN 20
18. Kantor Pos Riau
19. Cikapundung Timur
20. Masjid Agung
21. Asia Afrika
22. Dalem Kaum
23. Alun-alun
24. Taman Musik Centrum
25. Graha Manggala Siliwangi
26. Taman Lalu Lintas
27. Taman Gesit
28. Taman Vanda
29. Taman Pramuka
30. Taman Cibeunying

Nah diantara semua stasiun itu, gak semuanya ada Booth Regitrasi. Tapi akhirnya kita nemuin booth registrasi di stasiun boseh Masjid Agung, disana ada duo mas-mas baik hati dan seru yang mau nemenin, jelasin, dan direpotin sama kita (juga pengunjung yang lain) hehehe.

Untuk apa sih ada Booth Registrasi? Untuk bikin kartu member! Namanya e-transport, kartu ini berfungsi untuk meminjam sepeda dan kedepannya kartu ini berfungsi untuk kebutuhan transportasi lainnya, seperti TMB (Trans Metro Bandung), table car, juga e-parkir.

Syarat punya e-transport adalah E-KTP dan wajah yang segar bugar nan kiyudh. Kenapa? Soalnya bakal difoto hehehe. Foto ini gak muncul di kartu kita, cuma sebagai catatan administrasi mereka aja. Walau demikian, kita tetep harus ketje bukan? Tentu. Anak Bandung mesti begitu.

Nah, buat dedek-dedek yang masih sekolah, bisa pake kartu pelajar, buat turis asing bisa pake passport. Buat kamu, sini kita boncengan. (padahal ndak bisa) hahaha.

Kalau udah punya kartu, gimana cara pakainya? Gampang! Baca caranya dibawah sini :

1. Tempel kartu ke mesin peminjaman sepeda
2. Masukan pin (4 digit shay, jangan ampe lupa yak)
3. Tekan angka untuk peminjaman sepeda (angka 1 kalau gak salah)
4. Pilih nomor parkir sepeda yang terparkir disana (ini gunanya untuk membuka kunci otomatis dari sepeda)
5. Selesai, ambil sepeda sesuai nomor (ambil sepedanya : klik tombol depan sepeda, majuin sepeda 1x, mundurin 1x)

Nah nanti kalau udah sepedaan, bisa balikin sepedanya di stasiun manapun. Caranya :

1. Parkir sepeda sesuai garis (nomor bebas)
2. Tempel kartu, masukan pin
3. Tekan angka untuk pengembalian sepeda (angka 2 kalau gak salah)
4. Pilih nomor parkir sepeda yang tadi diparkirkan di nomor 1
5. Selesai

Untuk saat ini, peminjaman sepeda masih FREE! Kalau nanti udah beroperasi dengan normal, akan dikenalan biaya per-jam, denger-denger sih 2000-3000/jam tapi itu belum pasti ya, kita cuma denger-denger aja hehehe.

Udah kebayang kan? Jadi nanti kedepannya e-transport punya kita tinggal di isi ulang aja sesuai kebutuhan transportasi kita. Ashek~

Keliling kemana aja kemarin? Kita seru-seru-an keliling ke Jalan Braga, Asia Afrika, Merdeka, nyempetin juga mampir ke Taman Sejarah sambil istirahat. Pas lagi sepedaan, banyak juga yang nanya ke kita perihal sepeda ini, gimana minjemnya, dan lain lain. Belum lagi ada respon atau celetukan lucu dari warga yang melihat kita naik sepeda. Waa senang rasanya!

Jam operasional boseh dimulai jam 9.00 – 17.00 tapiii kemarin pas kita cobain baru bisa maksimal sampai jam 14.00, nah kedepannya kalau udah punya kartu kayaknya bisa 24 jam sih. Karena boseh ini kan salah satu transportasi publik juga, jadi kalaupun malem ya masih bisa digunakan.

Dibawah ini ada beberapa saran untuk siapapun yang baca, mungkin Pak Ridwan Kamil atau wakilnya, ajudannya, team boseh atau siapapun. Mohon dikabulkan hehehe *maksa*.

1. Booth registrasi diharapkan ada di setiap titik stasiun, bukan hanya saat simulasi seperti sekarang, tapi sampai nanti ini benar-benar beroperasi. Eh gak deng ya, saat simulasi pun gak semua stasiun ada booth resgitrasinya sih. Intinya, booth tersebut bisa menjadi “rumah” bagi stasiun tersebut, sebagai tempat bertanya perihal boseh, tempat mengisi ulang e-transport, ataupun tempat pengecekan (ban, rantai, mesin peminjam sepeda, dll). Jangan sampai sepeda-sepeda ini hanya sekedar ada tanpa diteruskan dengan baik, soalnya sepeda yang dulu pernah ada pun jadi rusak, terbengkalai, dan booth nya rusak dicorat-coret atau dijadikan tempat kencing orang lewat. Hiks.

2. Buat peta yang besar berisikan titik stasiun di setiap lokasi, supaya orang yang minjem ada bayangan untuk mengembalikan ke daerah mana yang sesuai dengan tujuannya. Supaya gak muter-muter dan belum tentu juga kita hafal ada dimana titik-titik tersebut.

Hmm mungkin sarannya dua (dulu aja), kalau sekiranya nanti ingat bakalan kita tulis lagi hehehe. Anyway, terimakasih banyak untuk boseh yang seru ini ya Pak Ridwan Kamil, kita gak sabar untuk sepedaan sama kekasih hati yang masih dicari HAHA.

Gimana? Tulisan ini udah cukup membantu kalian yang mau sepedaan atau penasaran perihal boseh belum? Kalau mau nanya, boleh isi kolom komen ya. Jangan lupa, kalau mau sepedaan ajak kita kaleee~

Penulis : Aulia Fasya

Salam,
Fasya and Friends
IG @fasyaandfriends

Advertisements

11 Comments Add yours

  1. Ira says:

    aakkk pengen nyobain ini..Oia Fasya, kalau jam operasionalnya sampe jam2, berarti mesti balikin sepedanya ke alun-alun lagi ya? 😕

    Like

    1. Sebenernya bisa sampe sore teh, itu mas-mas nya aja gatau kenapa jadi cuma bisa ampe jam 2 hehehe.

      Balikinnya sebenernya bisa dimana aja teh, asal udah ngerti cara ngembaliin laginya 😀

      Like

  2. fasyaulia says:

    Reblogged this on AULIA FASYA and commented:
    Ada yang baroe nih di Banduuuung~ BOSEH – bike on the street for everybody happy! Lengkapnya baca dibawah sini ya.

    Like

  3. Gila gila gila, bandung nggak pernah berhenti bikin aku selalu kagum 😀

    Ini asli asyik banget sih, bisa keliling kota dengan bersepeda 😀

    Like

    1. Duh Bandung dikagumi, jadi ena katanya hahaha. Iya asik, apalagi kalau teduh dan gak banyak kendaraan lain *maunya* 😛

      Like

  4. apopsmile says:

    Kalo ngabosehnya sendirian aja tetep seru gak? Haha

    Like

    1. Seru atuh, di Bandung apasih yang gak seru hahaha

      Like

  5. bersapedahan says:

    bener2 serius program ini .. sudah kayak di luar negri, pengen ah nyobain .. muter2 braga dan alun alun pasti asyikk

    Like

    1. Semoga seriusnya gak cuma diawal aja ya kang, karena ini nyambung sama program cable car, TMB, dan transportasi lainnya juga hehehe.

      Asiiik banget kang, cuma sayangnya sering di klaksonin kendaraan lain 😀

      Like

  6. Adi Rahadi says:

    Mantap nih ngbosehnya tapi buka jam 9 kok, pagi-pagi aja biar udara sejuk heuheu . . .

    Like

    1. Hehehe kalau udah punya kartunya, jam berapapun bisa sepedaan kok 😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s